Postingan

PERWUJUDAN KASIH DALAM HIDUP

Gambar
PERWUJUDAN KASIH DALAM HIDUP Tengsoe Tjahjono Di hadapan saya terbentang sebuah manuskrip kitab puisi karya Pipie Johan E & Baby Anis K yang berjudul "Dari Pelataran Kenangan". Judul ini menunjukkan motivasi kedua penulis ini dalam mencipta puisi yaitu: merekam, mencatat, menghayati, menilai, kemudian mengungkapkan segala kenangan mereka atas peristiwa atau fenomena yang dialaminya. Mereka memilih bentuk ucap puisi sebab puisi lebih bersifat monolog, ungkapan jujur pribadi. Hidup sebenarnya bersumber dari kasih, berjalan dalam kasih, dan bermuara pada kasih. Kasih adalah nafas hidup. Oleh karena kasih hidup itu menjadi bermakna. Puisi-puisi dalam kumpulan ini terkesan sebagai bukti perwujudan praktik kasih yang telah dijalani oleh kedua penyair. Bagaimana sesungguhnya hidup dalam kasih itu? Yesus pernah bersabda, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, deng an segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang per...

Peradaban dan Ekologi Sungai dalam Puisi

Gambar
Peradaban dan Ekologi Sungai dalam Puisi: HARMONI MANUSIA-ALAM Tengsoe Tjahjono Rachel Carson dalam bagian ‘A Fable for Tomorrow’ di Silent Spring (1962) mengawali cerita dongengnya dengan: ‘ There was once a town in the heart of America where all life seemed to live in harmony with its surroundings’and, invoking the ancient tradition of the pastoral, goes on to paint a picture of ‘prosperous farms’, ‘green fields’, foxes barking in the hills, silent deer, ferns and wildflowers, ‘countless birds’ and trout lying in clear, cold streams, all delighted in by those who pass through the town (1999: 21)’ . [1] Dari kutipan tersebut tampak dengan amat jelas bagaimana pengarang menegaskan bahwa harmoni alam dengan manusia sejatinya sudah ada, sejak masa-masa masyarakat agraris. Idiom-idiom budaya seperti: harmoni kehidupan dan lingkungan (tradisi kuno penggembalaan, kemakmuran peternakan, ladang hijau, gonggongan rubah di bukit-bukit, rusa yang diam, pakis dan bunga liar, aneka...

MEMBACA PELACUR DALAM PUISI

Gambar
MEMBACA PELACUR DALAM PUISI Tengsoe Tjahjono Puisi merupakan sebuah teks, tertulis atau lisan. Untuk menafsirkan teks menurut Riceour ada tiga tahapan penting yang harus dilalui yaitu analisis sosial, analisis diskursif, dan interpertasi. Tulisan ini akan membahas “dunia batin” pelacur dalam pergumulannya melawan hidup agar tetap bertahan hidup yang terdapat pada antologi puisi “Setetes Air di Lokalisasi” (SADL) karya para PSK di lokalisasi Semampir dan Ngujang. POTRET SOSIO-KULTURAL   PELACUR Tulisan ini akan dimulai dengan melakukan analisis sosial. Ricoer ( 2003) menjelaskan bahwa analisis sosial merupakan upaya mengkaji kondisi sosial historis tempat manusia melakukan aksi dan interaksi. Sebab, studi ideologi tak dapat dilakukan tanpa mempelajari relasi-relasi dominasi dan cara-cara relasi tersebut secara terus-menerus dijadikan ekspresi penuh makna. Kondisi sosial historis yang dimaksudkan dalam kajian ini ialah kondisi sosial historis yang terdapat dalam ...